Sunday, 17 May 2015

Festival Cisadane 2015 Siap Digelar Akhir Mei

Pemerintah Kota Tangerang siap menggelar Festival Cisadane tanggal 23 - 30 Mei mendatang. Festival Cisadane adalah Event tahunan Pemerintah Kota Tangerang yang diselenggarakan ditepian sungai Cisadane. 

Festival Cisadane secara filososfis dan historis lahir dari adanya upacara  Pe’cun atau lomba Perahu Naga.  Pe’cun secara harfiah berarti mendayung perahu, yang dilatar belakangi oleh sebuah sejarah seorang pejabat negeri Cho Dinasti Ciu di negeri Tiongkok yang bernama Khut Guan, Pejabat yang jujur, setia kepada negara dan sangat disegani. Didalam perjalanan kepemimpinannya beliau difitnah oleh lawan politiknya  dan akhirnya diasingkan oleh Negara. Dipengasingan  Khut Guan sangat sedih melihat Negara mengalami kehancuran semenjak ditinggalkannya, hingga akhirnya beliau memutuskan untuk terjun ke sungai dengan mengikat batu besar ketubuh lalu menenggelamkan diri kedalam sungai.


Di Tangerang lomba Pe’cun ini sudah mentradisi sejak puluhan tahun silam dengan sungai Cisadane sebagai tempat penyelenggaraan berlangsung dan sangat meriah, selain dari pada itu Pe’cun merupakan salah satu bentuk keanekaragaman budaya di Indonesia yang memiliki nilai kepahlawanan dan semangat dalam bingkai persatuan dan kesatuan masyarakat Tangerang khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Festival ini akan diisi, antara lain, dengan lomba adu cepat perahu naga, lomba dayung tingkat nasional, lomba barongsai, pagelaran wayang golek dan pasar rakyat. Tak lupa pameran produk-produk dan kuliner khas Benteng (sebutan daerah Tangerang), seni budaya tradisional berupa liong, barongsai, gambang keromong, dan lain-lain.

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, festival ini akan terus digelar sebagai upaya melestarikan keragaman budaya yang ada di Kota Tangerang. Keragaman sebuah kota yang dihuni pendatang dari China, Betawi, Jawa, dan kelompok etnis lainnya. Dengan adanya festival ini, masyarakat juga diajak untuk menjaga kebersihan Sungai Cisadane sekaligus menjaga, memelihara, dan melestarikan budaya setempat.

Sunday, 26 April 2015

Langkah Sederhana Optimasi SEO Pada Website

Jika anda memiliki sebuah bisnis dan ingin memasarkan secara online, maka salah satu strategy pemasaran yang sangat efektif saat ini adalah dengan memanfatkan mesin pencari, contohnya Google. Bila website/ blog anda masuk dalam 10 besar hasil pencarian google untuk kata kunci yang anda bidik, dapat dipastikan bahwa pengunjung website anda akan banyak berasal dari search engine dan kemungkinan besar mereka akan membeli produk atau menggunakan jasa yang anda jual melalui website anda.
Untuk membantu website anda masuk dalam 10 besar hasil pencarian google, bukanlah hal yang mudah walaupun sudah banyak informasi di internet yang membahas tips dan triks agar sebuah situs optimal di search engine terutama google. 
Berikut ini beberapa langkah yang harus anda lakukan agar optimasi SEO website Anda berhasil :

MELUANGKAN WAKTU UNTUK MENULIS DAN BERBAGI














Yang harus anda lakukan pertama adalah menulis konten atau artikel. dalam hal ini konten adalah raja dan kedudukan konten masih nomor satu untuk mesin pencari dan pengguna. bila anda sekarang ini masih belum optimasi website dengan konten kini saatnya anda untuk menulis untuk website anda. sampai kapan pun itu konten adalah raja, hal yang harus anda lakukan setelah publikasi konten adalah:

  • Mengirim artikel konten ke media sosial seperti twitter, facebook dan google plus. media sosial ini adalah ladang untuk menarik pengunjung ke halaman website anda dan ini merupakan langkah mudah untuk optimasi website.
  • Mengirim Konten ke Sosial Bookmark adalah langkah yang kedua bisa anda lakukan, banyak sekali sosial bookmark yang bisa anda gunakan. misalnya Delicious, Digg dan masih banyak lagi, jangan lupa untuk mengirim ke sosial bookmark lokal. ini salah satu cara optimasi website.
  • Menulis konten yang unik dan fresh adalah salah satu cara optimasi website untuk mesin pencari. usahakan dalam menulis mempunyai judul yang relevan, keyword yang potensial dan atribut alt dalam gambar. sebagai salah satu langkah menerapkan optimasi seo onpage.

BANGUN LINK BUILDING












Untuk yang kedua adalah menerapkan masalah link building. dalam hal ini membuat backlink berkualitas sangat disarankan untuk optimasi website. tujuan dari hal ini sebagai salah satu bentuk bahwa halaman anda mempunyai website yang saling terkait dari satu halaman ke halaman lain. dan hingga kini link building adalah salah satu cara untuk membangun strategi seo.

Untuk membangun link building yang baik seharusnya anda memperhatikan tentang link yang akan anda tanam, sebab banyak sekali website yang menggunakan teknik link building yang tidak relevan sehingga malah memperbutuk website mereka. untuk membangun link building silahkan baca strategi link building yang paling aman.

MEMBUAT INTERNAL LINK




















Internal link atau anchor teks adalah salah satu cara optimasi website untuk mesin pencari, fungsi dari internal link sendiri sangat banyak, selain mudah untuk menunjukkan pengunjung ke halaman yang masih terkait dengan konten yang dibaca, internal link juga berfungsi untuk memberitahu robot bot tentang halaman yang relevan.

Internal link juga bisa merujuk ke halaman website lain, namun dalam hal ini yang harus anda lakukan adalah dengan membuat intenal link yang sangat relevan dan website tersebut harus mempunyai reputasi yang baik bagi mesin pencari. hal ini juga akan mengangkat website anda untuk menuju halaman top pencarian. jadi fungsi internel link sangat penting untuk optimasi website.

HINDARI DUPLIKAT KONTEN
















Duplikat konten adalah hal yang paling buruk bagi website anda. anda bisa melihat berapa banyak duplikat konten pada website pada metrix yang ditunjukkan di webmaster. jika website anda sering menerima sinyal duplikat konten dan anda tidak menaggapi hal ini, kemungkinan besar konten yang anda tulis dengan jerih payah anda akan diturunkan dari serp. tentu hal ini tidak anda inginkan. untuk itu pastikan judul dan description selalu unik untuk menghindari duplikat konten. dan lagi-lagi ini adalah poin penting dalam optimasi website untuk mesin pencari.



Tuesday, 14 April 2015

Alasan Kenapa Tak Perlu Ragu Kuliah S2

Setelah lulus kuliah S1, apa yang terlintas dalam pikiran kamu? Sebagai fresh graduate, langsung cari kerja? Lanjut & sambung kuliah S2? atau kerja dulu baru lanjut kuliah? Masing-masing orang punya opini dan cita-cita masing-masing. Tidak salah kalau kita yang lebih pilih karir, tidak salah juga kalau kita pilih kuliah.

Menurut saya, perlu atau tidaknya melanjutkan kuliah ke jenjang lebih tinggi itu kembali kepada minat masing-masing. Ada beberapa orang yang berpendapat bahwa sekolah gak perlu  tinggi-tinggi karena ujung-ujungnya kembali bekerja mencari uang. Mereka berpendapat  pendidikan memang penting, tapi tidak sedikit juga orang bisa sukses dengan hanya sekolah  rendah (drop out kuliah, tidak kuliah, dll). Ada juga yang memang suka belajar, menekuni  dunia bidangnya, berkutat dengan buku dan penelitian, mengeksplorasi  lebih jauh suatu ide & ilmu. Itu kembali lagi kepada mindset dan minat masing-masing orang. 

Mungkin kamu masih ragu untuk mengambil gelar S2 sekarang juga.Sebagai bahan pertimbangan menjawab pertanyaanmu, berikut ini adalah alasan kenapa kamu harus melanjutkan S2.

1. Tuntutan zaman sudah berubah. Jika dulu gelar sarjana masih bisa dibilang ‘wah’, sekarang hal yang sama tak lagi istimewa.
Kondisi zaman sekarang sudah jauh berbeda dari kondisi ketika ayah-ibumu berkuliah. Zaman dulu, lulusan paling cepat sekalipun mesti menempuh pendidikan kurang-lebih sekitar enam tahun. Bayangkan saja, mereka membuat skripsi masih dengan mesin ketik; buku referensi pun tak bisa dicari lewat Google. Berbeda dengan sekarang yang sudah serba digital. Mau revisi skripsi, kamu tinggal buka file di komputer dan mengutak-atiknya. Mau mencari referensi, banyak juga jurnal atau buku digital yang bisa diunduh.

Makanya nggak heran kalau saat ini lulusan sarjana masih muda-muda dan jumlahnya banyak. Kalau dulu sarjana menjadi sesuatu yang ‘wah’, sekarang sudah biasa saja. Jika ingin kualifikasimu di atas rata-rata, tentu kamu perlu melanjutkan S2.

2. Usia yang masih sangat muda membuatmu lebih mudah fokus pada tuntutan kuliah. Pikiranmu tak harus terbelah pada urusan anak dan rumah.
Karena usiamu masih sangat muda, tanggungan hidupmu tentu jauh lebih sedikit dibandingkan mereka yang sudah berkeluarga. Kamu tak perlu memikirkan biaya susu formula anak, bagaimana jika dia jatuh sakit, atau ke mana dia bisa dititipkan jika kamu harus menghadiri kelas. Yang perlu kamu perhatikan hanyalah materi kuliah, isi presentasi, dan tugas-tugas dari dosen. Dengan begini kamu bisa lebih fokus pada beban akademikmu, dan kuliahmu pun bisa berjalan dengan lebih lancar.

Selain itu, langsung meneruskan S2 tak lama setelah lulus S1 juga menjamin bahwa otakmu masih “segar”. Berbeda dengan mahasiswa S2 yang sudah lama tidak jadi mahasiswa - yang tentu akan kagok ketika tiba-tiba kembali ke meja belajar lagi. Dijamin, menyerap ilmu di jenjang S2 nanti tak akan menjadi sesuatu yang sulit buatmu.

3. Ilmu mereka yang lebih dalam dan karakter yang lebih matang turut menjadikan lulusan S2 kandidat yang terbaik di dunia kerja.
"Ah, lulusan S2 sama lulusan S1 juga gajinya bakal sama, kok. Yang lebih pengaruh itu pengalaman kerja, bukan gelarnya."
Mungkin memang benar bahwa di banyak perusahaan, fresh graduate S1 dan S2 akan memulai karier dengan gaji yang sama besarnya. Namun, ini tidak menafikan bahwa lulusan S2 punya ilmu yang lebih dalam dan karakter yang lebih dewasa dibandingkan lulusan S1 pada umumnya. Ilmu dan karakter yang lebih matang ini terbentuk bukan hanya dari kelas-kelasnya, namun juga kegiatan ekstrakulikuler dan interaksi yang lebih akrab antara mahasiswa dan dosen. Karakter yang lebih terasah ini menjadikan para lulusan S2 karyawan-karyawan terbaik di bidangnya, sehingga jalan mereka untuk naik pangkat di kantor bisa lebih mulus. Jadi, masih ragu untuk melanjutkan pendidikanmu?

4. “Tapi aku ‘kan sudah keterima kerja, sayang kalau harus keluar buat kuliah lagi.”
Keraguan yang sering muncul adalah ketika kamu sudah bekerja dan merasa ragu untuk meninggalkan pekerjaanmu untuk kuliah. Jangan khawatir, karena banyak perusahaan dan manajer yang justru senang bila pegawainya sekolah lagi. Bahkan ada di antara mereka yang bersedia memberikan masa cuti panjang (1-2 tahun) untuk pegawai potensial yang ingin melanjutkan kuliah. Coba konsultasikan pada atasanmu mengenai hal ini.

Kalau ternyata beliau tidak setuju, banyak juga kok universitas yang membuka program S2 untuk profesional. Kuliah biasanya dilakukan di malam hari atau Sabtu-Minggu, sehingga pekerjaanmu di kantor tetap bisa berjalan lancar seperti biasanya.

5. “Tapi ‘kan ngurusnya ribet. Mesti tes ini-itu, legalisir ijazah, belum lagi kalau mau beasiswa harus minta surat rekomendasi. Males ah!”
No pain, no gain! Tidak ada kemewahan yang diperoleh tanpa perjuangan. Pastinya banyak urusan administrasi yang harus kamu selesaikan untuk mendaftar S2, apalagi kalau mau memperoleh beasiswa luar negeri. Serangkaian tes juga harus kamu jalani, dari Tes Potensi Akademik, TOEFL, sampai mengajukan proposal untuk tesis. Jangan dulu mengeluh, setiap pilihan pasti membutuhkan usaha. Jalani saja dulu, dan bayangkan buahnya jika kamu berhasil.

6. “Duh, lulus S1 aja nilainya pas-pasan. Gimana nanti pas S2?”
S2 pasti lebih menantang dari S1, sehingga sah-sah saja jika kamu merasa tidak mampu menjalaninya. Pikirmu, kalau S1 saja dulu kamu harus terseok-seok, apalagi S2?

Tapi kondisi S1 dan S2 tentu jauh berbeda. Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, saat S1 mungkin ada mata kuliah yang tidak kamu sukai sehingga membuat kamu malas. Mungkin kamu kurang suka dengan jurusan yang kamu pilih sehingga kamu asal-asalan menyelesaikannya. Mungkin kamu terlalu aktif di kegiatan mahasiswa sehingga kelulusanmu harus tertunda. Sementara di S2, kamu benar-benar datang ke kampus untuk kuliah. Itupun kamu bisa mengambil jurusan yang memang kamu suka.

Masih takut tidak mampu? Ingat saja bahwa tak semua mahasiswa S2 lulus jenjang S1 dengan predikat cum laude.
Perasaan lain yang sering membuatmu takut adalah bagaimana nanti kalau kamu tampak paling bodoh di kelas. Padahal teman-temanmu di S2 nanti juga bukan Einstein atau B.J. Habibie, sehingga kamu tidak perlu merasa rendah diri. Mungkin saja S2 ini benar-benar sesuai dengan minatmu dan kamu malah jadi orang yang paling menguasai materi di kelas?

7. Dan di usiamu yang semuda ini, banyak beasiswa yang terbuka lebar untukmu, baik dari dalam maupun luar negeri.
Di usia yang cukup muda ini, kamu juga memiliki banyak kesempatan untuk mendapatkan beasiswa. Tak hanya untuk S-2 di dalam negeri, namun juga luar negeri. Pemerintah Indonesia saja punya beasiswa LPDP, DIKTI, dan President Scholarship. Belum lagi pemerintah Uni Eropa (Erasmus Mundus), Inggris (Chevening), Amerika (Fulbright), Australia (AUSAID), Belanda (NESO), dan Belgia (VLIR-UOS). Ada juga lho beasiswa-beasiswa lain ke luar negeri yang jarang diketahui meskipun bergengsi.

Tentunya tinggal dalam waktu lama di luar negeri merupakan pengalaman menarik yang diimpikan jutaan pemuda Indonesia lainnya. Ada yang mengatakan, memperoleh beasiswa itu menyenangkan bukan karena uang yang diterimanya; melainkan karena kebanggaan karena telah berhasil terpilih dari sekian banyak kandidat yang mendaftar.

8. Setelah menjalaninya kamu akan sadar, ternyata S2 tak sesulit yang kamu bayangkan.
Ketika kamu telah mendaftarkan diri melalui segala proses yang ribet dan tes yang menantang, kamu pun diterima sebagai mahasiswa S2. Kamu akan menjalani hari-harimu sebagai mahasiswa pascasarjana dan bertemu banyak teman baru dengan berbagai pengalaman yang berbeda. Setelah mengikuti kuliah, kamu mulai sadar bahwa ketakutan yang kamu rasakan selama ini sebenarnya tak lebih dari paranoia.

Semuanya toh akan berjalan lancar. Dosen-dosenmu tidak semenyeramkan yang kamu bayangkan. Teman-temanmu tak kalah serunya dari sahabat-sahabat yang kamu temui saat S1. Diskusi di kelas berjalan seru dan membawa banyak ilmu baru. Kamu pun berkembang menjadi individu yang lebih matang dan berkualitas dari sebelumnya.

Repost from

Tuesday, 31 March 2015

Codeigniter 3.0 Resmi Dirilis

Setelah menunggu lama dari rilis terakhir, akhirnya British Columbia Institute of Technology (BCIT) (pemilik baru lisensi Codeigniter ) merilis Codeigniter 3.0, framework PHP open source yang berbasis MVC (model view controller) pada tanggal 30 Maret 2015 kemarin.

Beberapa perubahan dibanding versi sebelumnya (versi 2) antara lain :

  1. Default database driver nya menggunakan mysqli.
  2. PDO berfungsi penuh dengan subdriver.
  3. Library Session yang baru.
  4. Library Encryption juga baru.
  5. Fitur Unit testing sudah ditambahkan dan ditingkatkan kemampuannya, begitu juga dengan cakupan kode nya kini lebih luas.
  6. Dianjurkan menggunakan PHP 5.4 atau yang lebih baru, namun CI akan tetap bisa berjalan di PHP 5.2.4.

Info fitur lengkapnya disini

User guide : link

Download Codeigniter 3.0. link

Saturday, 28 March 2015

Apa Itu Earth Hour ?


Earth Hour atau kalau dalam Bahasa Indonesia berarti Jam Bumi, merupakan salah satu kegiatan peduli terhadap iklim bumi dengan cara menghemat listrik. Kegiatan ini dicetuskan oleh World Wide Fund for Nature (WWF).
Earth Hour ini diperingati setiap hari Sabtu terakhir di bulan Maret. Peringatan Earth Hour pertama kali diselenggarakan di Kota Sydney, Australia pada tahun 2007.

Kamu mau ikut memperingati Earth Hour 2015? Berikut caranya:

1. Sabtu, 28 Maret 2015
Peringatan Earth Hour ini akan digelar pada hari Sabtu, 28 Maret 2015, mulai pukul 20.30 WIB sampai dengan 21.30 WIB. Kamu tetap boleh ikut serta meskipun dari rumah sendiri. 

2. Matikan lampu
Kamu bisa ikut serta peringatan Earth Hour dengan cara mematikan semua lampu, televisi, dll selama 1 jam, yakni dari pukul 20.30 – 21.30 WIB. 

3. Pakai lilin
Supaya nggak nabrak karena gelap, kamu bisa menyalakan lilin sebagai penerang sementara. Atau mungkin kamu juga punya senter? Ini bisa jadi penerang dalam ruangan selama kamu ikut Earth Hour. Nggak lama kok, cuma 1 jam doang.

4. Update status
Ayo ajak semua teman-teman kamu buat ikutan memperingati Earth Hour 2015. Caranya? Kamu bisa update status soal Earth Hour di media sosial Twitter, Facebook, dll. Jangan lupa juga foto kalau kamu itu ikutan Earth Hour. Semakin banyak orang yang ikut Earth Hour maka akan semakin banyak energi yang dihemat.

Secara global, Earth Hour 2015 ini mengangkat tema “USE #YOURPOWER TO CHANGE CLIMATE CHANGE”. Melalui Earth Hour ini, masyarakat dunia diajak untuk melakukan aksi mencegah dampak perubahan iklim di Bumi.

Referensi :